Perbandingan 3 Skripsi

Analisis Perbandingan Sistem Pakar :
  • Pertanian
  • Kesehatan
  • Teknologi Informasi dan Komunikasi
SISTEM PAKAR PERTANIAN

Kover Skripsi

Judul
Sistem Pakar Berbasis Web Untuk Mendiagnosis Penyakt Tanaman Kakao (Theobroma cocoa L.)


Nama Pengarang
Isa Rosita

Metode Penelitian
Inferensi Forward Chaining  


PEMBAHASAN
  A. Permasalahan dan Metode Penelitian
Sistem pakar ini untuk diagnosa penyakit tanaman kakao berbasis web ini dibangun dengan menggunakan metode inferensi forward chaining dan teori certainty factor (CF).
Sistem pakar ini bekerja berdasarkan gejala yang dipilih user kemudian diproses oleh sistem sehingga menghasilkan output yaitu nama penyakit, definisi, penyebab, presentase keyakinan diagnosis dan cara pengendalian penyakit.
Sistem pakar ini berbasis web yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP dan databse MySQL sehingga menjadi media yang informative dan solutif mengenai penyakit pada tanaman kakao bagi masyarakat luas, khususnya masyarakat perkebunan.
          B. Representasi gejalah penyakit tanaman kakao





.         C. Representasi Jenis Penyakit



         D. Representasi Pengetahuan






s

  E. Decision Tree








   F. Implementasi Sistem








          G. Swot Pada Sistem Pakar/Aplikasi Ini
  • Strengths (kekuatan) pada aplikasi ini adalah dapat menganalisa/mengidentifikasi suatu penyakit tanaman kakao melalui sebuah aplikasi.
  • Weaknesses (kelemahan) pada aplikasi ini adalah sistemnya terbatas hanya untuk penyakit yang umum terjadi pada tanaman kakao, tidak bisa pada tanaman lain. Jika ditambah, maka diperlukan pendataan ulang.

  • Opportunities (peluang) pada apllikasi ini adalah dapat digunakan pada petani khusunya tanaman kakao yang belum awam dengan komputer, dan penggunaan aplikasi ini yang terbilang mudah. Sistemnya dapat dikembangkan dengan user interface yang lebih interaktif dan komunikatif.

  • Threats (ancaman) pada aplikasi ini adalah dapat tergantikan dengan aplikasi yang lebih mencangkup banyak permasalahan dan gejala pada tanaman kakao.
 
SISTEM PAKAR KESEHATAN

Kover Skripsi
 

Judul
Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyakit Pneumonia (Radang Parenkim Paru) Pada Balita Berbasis Web

Nama Pengarang
Andi Nelly

Metode Penelitian
Inferensi Forward Chaining



PEMBAHASAN

            A. Permasalahan dan Metode Penelitian

Sistem pakar penyakit Pneumonia pada balita berbasis web ini menggunakan metode inferensi forward chaining (penalaran maju) dan teori certainty factor (kepatian). Dalam metode forward chaining ini, user akan memilih gejala sesuai dengan gejala yang akan dialami, kemudian sistem akan mengecek gejala-gejala yang dialami, kemudian sistem akan mengecek gejala-gejala yang dipilih user apakah rule di dalam database ada yang sesuai dengan gejala yang dipilih oleh user tersebut. Jika ada maka sistem akan melakukan perhitungan CF sesuai dengan rule yang terpilih. Setelah itu sistem akan memberikan output berupa nama penyakit, besarnya nilai certainty factor terkenanya penyakit tersebut dan saran.


            B. Representasi gejalah penyakit
Kode Gejala
Deskripsi Gejala
Nilai CF
g01
Demam
0.92
g02
Batuk
0.72
g03
Nafas yang cepat
0.48
g04
Lesu/tidak enak badan
0.46
g05
Rasa mual/muntah
0.44
g06
Flu
0.42
g07
Nafas yang sulit
0.28
g08
Sakit perut
0.2
g09
Nyeri dada
0.1
g10
Suara nafas yang menurun
0.56
g11
Hyposia O₂ ≤ 95% (kekurangan oksigen kurnag lebih sama dengan 95%)
0.48 
g12
Retraksi (tarikan ke dalam pada dinding dada yang terlihat jelas)
0.3
g13
Suara sesak
0.24
g14
Rhonchi (nada rendah dan sangat kasar terdengar baik saat inspirasi maupun saat ekspirasi)
0.2
g15
Wheozing (suara mengi/bunyinya seperti siulan biasanya pada asma)
0.2
g16
Dullnes to percussion (perkusi atau ketuk dinding dada pakai jari-jari suarnya redup)
0.12
g17
Biru Berur
0.15

             C. Jenis Penyakit
Kode Penyakit
Deskripsi Penyakit
Nilai CF
P1
Pneumonia Berat
0.95
P2
Pneumonia sedang
0,65
P3
Bukan Pneumonia
0.45
             D. Representasi Pengetahuan
Kode Gejala
Deskripsi Gejala
Jenis Penyakit
P1
P2
P3
g01
Demam
x


g02
Batuk
x


g03
Nafas yang cepat
x


g04
Lesu/tidak enak badan
x


g05
Rasa mual/muntah
x


g06
Flu
x


g07
Nafas yang sulit

x

g08
Sakit perut
x


g09
Nyeri dada

x

g10
Suara nafas yang menurun

x

g11
Hyposia O₂ ≤ 95% (kekurangan oksigen kurnag lebih sama dengan 95%)
x

x
g12
Retraksi (tarikan ke dalam pada dinding dada yang terlihat jelas)

x

g13
Suara sesak

x

g14
Rhonchi (nada rendah dan sangat kasar terdengar baik saat inspirasi maupun saat ekspirasi)

x

g15
Wheozing (suara mengi/bunyinya seperti siulan biasanya pada asma)

x

g16
Dullnes to percussion (perkusi atau ketuk dinding dada pakai jari-jari suarnya redup)
x
x

g17
Biru Berur


x

 
                E. Decision Tree




              F. Implementasi Sistem




.           G. Swot Pada Sistem Pakar/Aplikasi Ini
  • Strengths (kekuatan) pada aplikasi ini adalah dapat menganalisa/mengidentifikasi suatu penyakit Pneumonia pada balita berbasis web.
  • Weaknesses (kelemahan) pada aplikasi ini adalah hanya sebatas penyakit Pneumonia pada balita, tidak bisa pada penyakit lain. Dan jika ingin ditambah, diperlukan pendataan ulang.
  • Opportunities (peluang) pada aplikasi ini adalah dapat digunakan pada instansi kesehatan khususnya untuk anak, dan penggunaan aplikasi terbilang mudah. Sistem ini dapat dikembangkan menggunakan metode lainnya dan dapat dijadikan model untuk pengembangan sistem yang lebih baik.
  • Threats (ancaman) pada aplikasi ini adalah dapat tegantikan dan tersaingi dengan aplikasi yang lebih mencangkup banyak penyakit dan gejala.

SISTEM PAKAR TEKNOLOGI INFORMASI dan KOMUNIKASI


Kover Skripsi
Judul 
Sistem Pakar Identifikasi Kerusakan Mesin Kapal Pada Bagian-Bagian Dari Cylinder Head Berbasis Komputer

Nama Pengarang 
Retno Rustiyani

Metode Penelitian
Representasi pengetahuan, yaitu : logika, jaringan semantic, Object-Atributte-Value (OAV), bingkai (frame), dan kaidah produksi.

PEMBAHASAN


        A. Permasalahan dan Metode Penelitian

Dalam sistem pakar  ini untuk didentifikasi kerusakan mesin kapal. Ada beberapa metode representasi pengetahuan, yaitu : logika, jaringan semantic, Object-Atributte-Value (OAV), bingkai (frame), dan kaidah produksi.
        B. Representasi gejalah kerusakan mesin
Kode
Gejala
M001
Kebocoran udara start pada katup
M002
Katup udara penjalan macet pada posisi tertutup
M003
Tidak ada penyemprotan bahan bakar melalui nozzle
M004
Kebocoran bahan bakar pada katup npzzle
M005
Katup udara bilas macet dalam posisi tertutup
M006
Kebocoran Udara Kompresi
M007
Penyetelan katup isap/buang tidak tepat
M008
Penyetelan ketepatan pengabutan bahan bakar tidak tepat
M009
Suhu mesin terlalu tinggi
M010
Tekanan air pendingin turun karena kebocoran
M011
Nozzle tidak menyemprotkan bahan bakar karena tersumbat kotoran padat
M012
Terjadi ledakan pada Cylinder Head
M013
Saluran gas buang buntu
M014
Air pendingin masuk ke dalam ruang bahan bakar
M015
Viscositas minyak lumas terlalu tinggi
M016
Volume minyakkurnag/habis
M017
Saluran minyak ke rocker arm buntu
M018
Pelumasan ke bus katup buntu
M019
Spiling antara bus dengan rocker arm terlalu longgar
M020
Spiling antara bus dengan katup isap/buang terlalu longgar
M021
Penyemprotan bahan bakar tidak sempurna
M022
Penyetelan katup isap/buang tidak tepat
M023
Saluran pipa gas buang mulai buntu
M024
Lubang katup isap/nuang mulai buntu
M025
Saluran udara bilas bocor
M026
Saat penyemprotan bahan bakar
M027
Kebocoran gas dari dalam Cylinder
M028
Bunyi mesin tidak normal
M029
Minyak pelumas banyak terdapat pada pipa gas buang yang menempel
M030
Banyak kebocoran gas dari dalam Cylinder
M031
Pegas pengatur tekanan pada Injector patah
M032
Katup Nozzle macet
M033
Saat pembukaan dan penutupan katup tidak benar
M034
Kebocoran gas dari dalam Cylinder



            C. Representasi Jenis Kerusakan Mesin
Kode
Kerusakan Mesin
K01
Mesin tidak dapat distart
K02
Mesin dapat distart, tetapi tiba-tiba mati
K03
Mesin dapat distart tetapi tekanan pelumas tidak naik
K04
Waktu mesin beroperasi tekanan minyak pelumas menurun
K05
Daya mesin berkurang
K06
Waktu mesin beroperasi mesin terjadi ketukan (knocking)
K07
Waktu beroperasi gas buang berwarna putih keabu-abuan
K08
Waktu beroperasi gas buang berwarna hitam
 
a        D. Representasi Pengetahuan
Kode
Kerusakan Mesin
M001
K1
K2
K3
K4
K5
K6
K7
K8
M002







M003







M004







M005







M006







M007







M008







M009







M010







M011







M012







M013







M014







M015







M016







M017







M018







M019







M020







M021







M022







M023







M024







M025







M026







M027







M028







M029







M030







M031







M032







M033







M034







 


          E. Decision Tree






             F. Implementasi Sistem






.           G. Swot Pada Sistem Pakar/Aplikasi Ini
  • Strengths (kekuatan) pada aplikasi ini adalah dapat menganalisa/mengidentifikasi kerusakan mesin pada kapal.
  • Weaknesses (kelemahan) pada aplikasi ini adalah sistemnya terbatas hanya untuk mengidentifikasi kerusakan mesin pada kapal. Jika ditambah, maka diperlukan pendataan ulang.
  • Opportunities (peluang) pada apllikasi ini adalah dapat digunakan pada orang yang belum awam dengan komputer maupun kerusakan pada mesin kapal dan penggunaan aplikasi ini yang terbilang mudah.
  • Threats (ancaman) pada aplikasi ini adalah dapat tergantikan dengan aplikasi yang lebih mencangkup banyak permasalahan dan gejala pada kerusakan mesin kapal.
Demikian hasil dari perbandingan yang saya buat dari tiga macam skripsi sistem pakar yang saya temukan. Bila ada salah penulisan dan penyusunan yang kurang tepatk, kurang lebihnya mohon maaf.





Komentar